RADARJOGJA.CO.ID-Jelang Aksi Bela Islam 2/12 di Monas, Jakarta, Kepala Polda DIJ Brigjend Pol Ahmad Dofiri mewanti-wanti kepada pemberi fasilitas. Termasuk dengan penyedia angkutan umum. Jika fasilitas tersebut diketahui digunakan untuk tindak pidana, Polisi tak segan untuk menindak tegas.

BACA juga: Simpatisan Muhammadiyah Ikut Aksi 212 Atas Nama Sendiri

Mantan Kapolda Banten ini menegaskan, penyedia fasilitas tersebut bisa saja dikenai sanksi hukum. Makanya, penyedia fasilitas agar mengetahui secara pasti, fasilitas tersebut dimanfaatkan untuk perbuatan positif.

“Termasuk angkutan umum yang tidak sesuai dengan trayek bisa kena sanksi sesuai undang-undang,” tandas Dofiri disela Tabliq Akbar. (bhn/eri)