KERIBUTAN dua kubu supoter yang terjadi Minggu (22/5) membuat panitia pelaksana PSS Sleman waswas. Sebab, turnamen Indonesia Soccer Cham-pionship (ISC) B antara PSS Sleman kontra Persiba Bantul akan digelar di Maguwoharjo International Stadium (MIS) hari ini (23/5)
Panpel PSS Sleman Edyanto mengatakan, sampai dengan sore ini belum ada informasi pembatalan pertandingan dari kepolisian. Laga akan tetap di-gelar sesuai jadwal pada sore hari. “Pertandingan akan terus berjalan. Namun untuk pastinya kami masih harus berkoordi-nasi dengan pihak kepolisian,” jelas Edyanto kepada Radar Jogja dihubungi kemarin.

Edyanto menjelaskan, guna melakukan pengamanan dalam derby hari ini sebanyak 600 per-sonel keamanan telah disiapkan oleh panpel. Namun melihat risiko yang akan timbul pasca-kejadian Minggu dini hari, bukan tidak mungkin personel yang akan dikerahkan jauh lebih besar dari sebelumnya. “Kami ber harap pertandingan tetap bisa di-lakukan. Besar kemungkinan kami akan meminta penjagaan lebih besar,” jelasnya.

Laga akbar ini diharapkan dapat memberikan suguhan yang menarik dan menghibur ma-syarakat. Respect diberikan PSS Sleman kepada lawannya yang bermaterikan pemain muda. Di atas kertas Super Elang Jawa unggul dalam kualitas pemain. Meski begitu, tim berjuluk Green Squad tetap menganggap Persiba Bantul sebagai lawan yang berat.

Penggawa Super Elja yakin semangat tinggi dan pertahanan yang kokoh dari Persiba Bantul akan sulit ditembus. Di lini tengah Persiba ada pemain yang sudah makan asam garap di level profesional yaitu Johan Manaji. Di dukung kapten tim Persiba Bantul Slamet Widodo di lini belakang. Dua pemain Green Squad yang sempat mengalami cedera, kondisinya sudah membaik dan siap bertanding melawan Persiba Bantul. “Pemain tidak ada yang ber-masalah. Kekuatan PSS merata jadi tidak ada yang namanya starter dan cadangan. Semua sama,” kata Pelatih Kiper PSS Sleman Prasetyo saat jumpa pers di Maguwoharjo, kemarin (22/5).

Mengusung pola 4-2-3-1, PSS Sleman akan menggunakan lebar lapangan yang menjadi ciri khas permainan mereka. Pemain sayap Green Squad seperti Dicky Prayoga atau Tulus Saptianto mampu mambuat variasi serangan dan menciptakan peluang. Sementara itu, Persiba Bantul melakukan rotasi pemain menghadapi PSS Sleman. Kalah 2-6 melawan PS Mojokerto Putra memang menjadi pukulan berat bagi Laskar Sultan Agung. Apalagi mereka harus melawan tim kuat PSS Sleman.

Bangkit adalah kata yang tepat untuk Johan Manaji dan kawan-kawan. Menargetkan satu poin di laga nanti sore, Persiba Bantul akan berusaha keras untuk memberikan perlawanan. Terpisah, Kabid Humas Polda DIJ AKBP Anny Pudjiastuti mengatakan, pihaknya akan menambah personel keamanan sesuai kondisi di lapangan. ” Menjelang pertandingan besok, Polda DIJ akan berjaga dan be-rusaha mengantisipasi bentrokan antarsuporter,” ujarnya kemarin.Pihaknya menyakinkan warga DIJ situasi tetap berjalan kon-dusif. (bhn/cr4/riz/ila/ong)