RADAR JOGJA FILE
KERJA KERAS: Supri Andrianto (biru) menjadi tumpuan lini depan PSIM Jogja kala menjamu PPSM Magelang di Stadion Mandala Krida sore ini.
JOGJA – Pertandingan uji coba antara PSIM Jogja melawan PPSM Magelang hari ini akan dimanfaatkan oleh tim pelatih PSIM Jogja untuk menguji fisik pemain. Karena itu pelatih PSIM Jogja Seto Nurdiyantara berencana untuk memainkan pemain selama mungkin. Ketika kondisi fisiknya menurun, baru akan dilakukan pergantian. “Pada uji coba sebelumnya kami masih banyak lakukan pergantian pemain. Nah, besok (hari ini, Red) saya akan melihat sejauh mana ketahanan fisik pemain,” ujar pelatih PSIM Jogja Seto Nurdiyantoro seusai memimpin latihan di Stadion Mandala Krida kemarin (3/3). Untuk itu Seto berencana baru akan melakukan pergantian pemain jika kondisinya sudah mulai menurun.
Meskipun begitu, Seto belum mau mengatakan jika starting line up yang akan diturunkan melawan Laskar Simolodro-julukan PPSM Magelang hari ini merupakan pemain inti Laskar Parang Biru- julukan PSIM Jogja. Menurut dia, dengan mengukur kondisi fisik dalam pertandingan ujicoba akan sangat membantu dalam penyusunan program latihan selanjutnya. Diakui pelatih berlisensi B AFC ini, sebenarnya tim pelatih PSIM Jogja sudah menyusun program latihan untuk berlaga di kompetisi Divisi Utama pada awal Maret ini. Tetapi karena adanya pemunduran jadwal kick off, membuat program yang sudah disiapkan harus diubah. Mundurnya jadwal Divisi Utama 2015 juga mempengaruhi kualitas fisik pemain. “Kalaupun turun jangan sampai drop banyak, nanti akan kami siasati dengan selingan latihan untuk meningkatkan fisik pemain,” jelasnya.
Seto menambahkan, pada pertandingan ujicoba, dia masih ingin mengetahui skill serta chemistry pemain ketika bermain melawan tim selevel sebelum-nya. Karena itu, pihaknya banyak melakukan pergantian pemain pada pertandingan ujicoba melawan Persip Pekalongan dan Persibas Banyumas. “Kami ingin mengetahui seberapa jauh kesiapan tim dalam berbagai hal,” ungkapnya. Pelatih PPSM Magelang Inyong Lolombunan berharap dalam per-tandingan tandang ke Jogja ini bisa menguji mental pemainnya. Inyong pun meminta anak asuhnya untuk bermain lepas dan enjoy menikmati pertandingan.
Pelatih yang sudah malang melintang di sepakbola DIJ ini pun tidak menargetkan apapun dalam pertandingan melawan PSIM Jogja. “Saya minta pemain bisa menikmati pertandingan sehingga bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya,” harapnya. Manager sekaligus Ketua Umum PSIM Jogja Agung Damar Kusumandarau kembali mengajak sekaligus mengingatkan para suporter PSIM untuk berbondong-bondong menyaksikan pertandingan dengan membeli tiket serta menjaga sikap selama di dalam serta luar stadion. “Partisipasi suporter dalam mendukung PSIM secara positif sangat ditunggu,” jelasnya. (pra/din/ong)