Siap Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Junior

JOGJA-Pengurus Provinsi Persatuan Bulu-tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) DIJ periode 2014-2018 resmi dikukuhkan di Jogja Plaza Hotel (JPH) kemarin (2/10). Koesdarto Pramo-no dipercaya untuk memimpin otoritas ter-tinggi olahraga bulutangkis di DIJ.Koesdarto menggantikan pendahulunya Tavip Agus Rayanto yang sudah memim-pin Pengprov PBSI DIJ selama dua tahun terakhir. Di periode sebelumnya Koes-darto sebenarnya juga menjabat sebagai ketum. Namun karena dipercaya menjadi Sekretaris Jenderal (Sekjen) PB PBSI dia pun harus menanggalkan jabatannya se-bagai ketua Pengprov.
Tavip dipastikan masih terlibat dalam perkembangan bulutangkis di DIJ. Ke-pala Bappeda DIJ tersebut menempati posisi Dewan Panasihat bersama Ketua KONI DIJ GBPH Prabukusumo dan Kapolda DIJ Brigjen Pol Haka Astana.Koesdarto mengatakan, tugas berat sudah menanti. Selain harus mempersiapkan para atlet untuk terjun di ajang PON 2016, DIJ rencananya akan dipilih sebagai tuan rumah kejuaraan dunia junior 2016. Menjadi tuan rumah sebuah kejuaraan berlevel dunia ten-tunya tidak mudah. Sebab seluruh sarana dan prasarana tentunya harus siap. NamunKoesdarto memastikan pihaknya sudah benar-benar siap menggelar kejuaraan bergengsi itu.
“Soal venue, DIJ punya banyak. GOR Amongraga sudah sangat layak. Apalagi GOR UNY, juga megah. Akomodasi atlet tamu juga tak masalah karena di DIJ ini kan banyak hotel,” jelasnya.Terkait sumber daya atlet, Koesdarto me-negaskan DIJ sudah mengalami kemajuan pesat. Ada tiga Atlet junior mereka yang sudah ditarik pelatnas yakni Maretha Dea, M Ryan dan Rosita. Selain bisa diterjunkan dalam kejuaraan dunia junior, ketiga pemain ini bakal diandalkan DIJ dalam ajang PON 2016, Jawa Barat. “Soal sumber daya atlet kami juga sudah tak memiliki masalah,” paparnya.Ketua Umum PB PBSI Gita Wirjawan ber-harap nantinya akan banyak pebulutangkis pebulutangkis jempolan yang berasal dari DIJ. Soal rencana menjadikan DIJ sebagai tuan rumah kejuaraan dunia junior, pihaknya sudah memberikan usulan kepada federasi bulutangkis dunia, IBF. Menurutnya DIJ memang sangat cocok menjadi tuan rumah kejuaraan dunia ju-nior. “Karena kami menganggap DIJ sangat cocok maka kami mengajukan daerah ini ke BWF sebagai tempat digelarnya kejua-raan dunia junior,” terang mantan Menteri Perdagangan (Mendag) ini. (nes/din/ga)