BAGI Kompol Verena Sri Wahyuningsih HUT Polwan bisa menjadi refleksi tentang apa yang telah berlalu. Selain itu, bagaimana menambah kuat institusi Polri sesuai instruksi pimpinan sehingga tercipta Kepolisian yang dicintai dan disayangai masyarakat. “Polwan menjadi salah satu unsur menciptakan Polisi yang bersahabat dengan masyarakat,” kata Verena, sapaannya, kepada Radar Jogja kemarin (30/8). Selain itu, HUT Polwan juga digunakan sebagai batu pijakan niat institusi yang memiliki visi dan misi untuk mendapatkan tujuan yang besar dari lembaga itu sendiri. Polwan tidak sekadar terlibat dalam penegakan hukum di Indonesia. Lebih dari itu, Polwan menjadi pelopor terciptanya citra Polri yang bermitra dengan masyarakat luas.
Sebagai Polwan yang menduduki jabatan strategis di wilayah hukum Polres Sleman,Verena menilai sebuah kepemimpinan adalah bentuk seni. Setiap orang bisa menilai keindahan sesuai perspektifnya. Nah, sebagai Kapolsek Godean dirinya pun tetap belajar kepada jajarannya yang lebih lama mengabdi di Kepolisian. “Pimpinan harus memiliki kebijakan sesuai aturan yang ada. Tapi kerja sama internal harus tetap dijaga,” katanya.Di HUT Polwan kali ini, ia berharap semakin banyak Polwan yang dipercaya menjadi pimpinan bidang operasional sehingga tercipta kesetaraan. “Dengan kesetaraan, kita sebagai Polwan tetap memegang teguh kodrat sebagai perempuan,” ujarnya. (fid/ila)