MEMUASKAN : Tri Handoko ditempel ketat para pemain PPSM Sakti dalam laga di Stadion Madya, Sanden kemarin (25/3).
· Pemain Muda Tampil Lebih Baik
MAGELANG-Mantan penyerang PSS Sleman, Tri Handoko selangkah lagi menjalani tahap negosiasi dengan PSIM Jogja. Diturunkan di babak kedua dalam laga persahabatan kontra PPSM Sakti Magelang di Stadion Madya, Sanden, Magelang kemarin (25/3) Tri membuat puas pelatih PSIM Seto Nurdiyantara,Seto menilai Handoko adalah penyerang yang dicari. Selain memiliki fisi permainan bagus, karakternya ngotot. Menurut Seto, apa yang diperlihatkan Handoko banyak membantu tim, meskipun dalam laga ini Tri tidak mencetak gol. Laga ini berakhir imbang 0-0. “Dia bermain dengan ngotot,” puji Seto. Namun Seto harus melakukan rapat dulu dengan tim kepelatihan. Jika manajer Maman Durachman dan tiga stafnya setuju untuk merekomendasikan Handoko, dia langsung memberikan laporan ke Direktur Utama (Dirut) PT Putra Insan Mandiri (PT PIM) Dwi Irianto.”Sejatinya saya sih masih ingin memantau sampai pertandingan menghadapi Persibat (Batang) Jumat (26/3) mendatang. Tapi karena manajemen sudah memberikan tenggat tentunya kami tim pelatih hanya bisa menurutinya,” tandasnya.Dalam laga ini, penampilan PSIM cenderung standar. Ya, Laskar Mataram terlihat sangat sulit menembus daerah kotak penalti dari Macan Tidar. Terhitung hanya peluang dari Engkus Kuswaha pada menit 27 yang dapat dikatakan emas. Sayangnya Engkus yang ketika itu tanpa kawalan gagal menaklukkan kiper PPSM Sakti.Secara umum, PPSM Sakti juga lebih mendominasi permainan dengan percobaan 12 tembakan. Delapan di antaranya mampu mengarah ke gawang. Jauh dari PSIM yang Cuma membukukkan enam tembakan dengan empat yang mengarah ke gawang.Permainan PSIM lebih bagus pada babak kedua. Ini kembali memperlihatkan kalau permainan penggawa pelapis justru lebih baik dari pemain yang diproyeksikan inti. “Terlihat pemain-pemain muda malah mampu tampil lebih bagus.Stamina mereka lebih oke. Bukan tidak mungkin saat kompetisi malah mereka yang jadi pemain inti. Lihat dulu perkembangannya ke depan,” kata Seto.Pelatih PPSM Sakti Muhammad Hasan mengatakan timnya memang lebih mampu menguasai jalannya petandingan. Tapi menurutnya, tempo permainan nyaris dipegang PSIM hampir di sepanjang laga. (nes/din)